Terdapat symbol dan instance, dua istilah penting yang harus dipahami dengan baik. Anda bisa membentuk Symbol dengan cara mengkonversi obyek yang Anda gambar menjadi symbol. Begitu obyek ditransformasi menjadi symbol, maka symbol tersebut akan senantiasa tersedia didalam Library, tempat dimana symbol-symbol itu tersimpan. Dengan demikian sebuah symbol dapat dipakai berulang-ulang selama dibutuhkan.
Seluruh symbol didalam Library dapat digunakan untuk menciptakan sebuah movie. Setiap kali Anda memakai symbol untuk menciptakan movie, Flash akan menjadikannya sebagai instance. Meskipun terlihat sama, namun terdapat perbedaan antara symbol dan instance.
Anda dapat menciptakan instance-instance dari sebuah symbol dimana saja Anda suka. Ketika Anda memodifikasi symbol, maka Flash juga akan memperbarui seluruh instance dari symbol itu. Nama instance harus didefinisikan agar dapat dilibatkan dalam pemrograman. Terdapat tiga tipe instance, yaitu movie clip, button dan graphic.
Guru Belajar Flash
K.I.S.S :: Keep Information Short and Simple!!!
Tuesday, November 29, 2011
Antarmuka Flash 8.0
Layar aplikasi Flash juga memiliki tampilan standar seperti halnya aplikasi-aplikasi lain yang dirancang bekerja di lingkungan sistem operasi Windows.
Terdapat beberapa elemen pokok layar Flash yang perlu diperhatikan, yaitu:
- Stage, atau panggung. Merupakan tempat menggambar atau meletakkan obyek-obyek yang akan dibentuk menjadi animasi.
- Toolbox, atau kotak perkakas. Seluruh peralatan yang dibutuhkan untuk menggambar maupun menyunting obyek tersedia disini.
- Property inspector. Merupakan elemen dibawah stage sebagai panel pengatur properti dari stage maupun obyek-obyek yang sedang dipilih pada saat itu.
- Timeline. Berfungsi sebagai panel pengatur laku dalam membentuk sebuah animasi.
Mengapa Belajar Flash
Flash menarik! Itu mungkin salah satu alasannya. Namun yang lebih penting adalah bahwa memang sudah saatnya kita - kalau boleh dikatakan itu belum terlambat - perlu mendalami Flash. Itulah sebabnya pembahasan mengenai pentingnya materi Flash dalam pembelajaran TIK di SMA menjadi hal paling menarik dalam forum MGMP TIK BLORA pada 23 November 2011 kemarin di SMAN 1 Randublatung.
Materi animasi dasar (khususnya memakai Flash) telah diajarkan di jenjang SMK. Saya jadi bertanya-tanya mengapa di jenjang SMA materi Flash tidak muncul dalam silabus ya? Padahal berdasarkan pengalaman, Flash sangat mudah dipelajari dengan cepat, dan pastinya sangat menarik! Lagi pula sekarang ini banyak aplikasi, dari yang sederhana hingga kompleks, yang dikerjakan menggunakan Flash.
Saat ini sudah tersedia Flash CS 5.5, namun demikian kita cukup menggunakan Flash 8.0 untuk media pembelajaran di sekolah. Jika tak memiliki full version, tersedia versi portabel. Silahkan KLIK DISINI untuk mengunduh versi portabelnya.
Subscribe to:
Comments (Atom)